Assalamu'alaikum Beijing..
Walaikumsalam Paris :v
hhee
Bicara uang saku nih, kalian pasti dikasih dong sama orang tua kalian. Kalau gak dikasih biasanya 'merengek-rengek' minta (waktu kecik sih gitu) :v.
Fungsinya, mulai dari yang mau jajan, naik kendaraan, bayar uang kas, arisan, sampe-sampe buat bayar hutang guys :3.
Kira-kira kalian tau gak apa aja seluk-beluk uang saku?
Yang pasti, uang saku bukan hanya sekedar uang yang dikasih orang tua kita kepada kita sebagai imbalan belajar keras kita disekolah.
Nah, kali ini saya bakalan bahas mengenai uang saku. Cekidooot!
1. Berasal dari program kompeni.
Siapa sih yang mulai ngadain uang saku? Gimana sih asalnya kok bisa ada begituan? asal mulanya itu dari uang biaya hidup anak raja/pejabat (pokoknya yang berduit lah) yang belajar di Belanda. Dulu kan ada progam pendidikan dari Belanda sebagai balas budi atas penjajahannya kepada tanah air kita katanya, tapi harus ngeluarin uang yang bisa menguras brankas para pejabat daerah (jaman dulu ga ada dompet) untuk biaya pendidikan, biaya hidup dan lain-lain. Nah kebiasaan seperti ini mungkin turun temurun sampai sekarang, karena memang juga orang tua merasa kasihan kalau anaknya ga punya uang. Zaman sekarang, kalau berpergian yang ditakuti cuma 1 yaitu ga bawa uang itu doang. Tanpa uang hidup ini hampa. Jadi, memang menurut saya, awalnya memang dari progam pendidikan dari kompeni dan turun menurun serta menyebar sampai ke kalangan biasa (ekonominya). Orang tua mengusahakan bisa memberi uang saku kepada anaknya walaupun sedikit.
2. Kenapa disebut uang saku?
Uang saku?? Kok bisa disebut di saku. Padahal tempat menyimpan uang adalah rata-rata di dompet. Harusnya uang dompet dong. Dulu itu pada awal kemerdekaan , perekonomian negara kita belum stabil, masih dalam tahap perkembangan. Para investor pun masih berpikir ulang untuk menyuntikan dananya ke negara kita. Alhasil, kebutuhan sekunder seperti dompet,fashion dan lain-lain belum banyak masuk ke negara ini, masih berkutat pada kebutuhan primer seperti sembako dan lain-lain. Makanya zaman dulu adanya seragam sekolah yang ada sakunya. Sehingga, otomatis kalo dikasih uang praktisnya langsung di masukan ke saku.
3. Hukuman "Uang saku dipotong".
Ini lah yang paling ditakuti sama kalian semua, uang saku di potong. Yah inilah ancaman dari ortu yang paling mujarab menimbulkan efek jera. Setiap ada masalah dan kesalahan uang saku dipotong merupakan hukuman terberat bagi kita wkwkw. Ini karena kita terlalu bergantung pada uang saku, kita gak bisa jajan kaya temen-temen kita. Pokoknya kalau uang dipotong rasanya ada yang beda rasanya hidup tak bersemangat lagi dan agak menyesali kesalahannya dengan membujuk ortu untuk mencabut hukumannya. (waktu masih kecil gini sih :v).
4. Salim dulu, baru dapet uang saku.
Dulu, kalo mau dapet uang harus salim dulu ..dulu waktu sd kalian juga gitu kan? sekarang masih gitu apa enggak gan? Dapet uang sakunya ya pas sungkem/salim itu yaitu pagi hari sebelum sekolah. Cuma masalah kalo ada sesuatu yan buruk menimpa diri kita seperti nilai jelek dan bapak kalian sikapnya galak, saran saya hati-hati aja, ga usah minta uang saku dulu sampe nilai kalian bagus, kecuali kalian pinter ngomong atau minta ke ibu wkwk.
5. Uang saku bukan untuk jajan, tapi untuk main.
Hayo ngaku biasanya kalian pake untuk apa uang sakunya (bisa disebut waktu SD ya)?? kalo menurut saya kayaknya kalo anak laki-laki sering menggunakan uang untuk main di rentalan ps, mereka rela menyisihkan uang saku nya hanya untuk memperoleh kebahagiaan di dunia lain semata. di posisi kedua nya untuk mainan, pernah dulu booming mainan yang namanya "tamiya". Mobil balap mini super kencang sampe-sampe ada kompetisinya. Anak-anak dulu biasanya sering modif nih mobil. Kalo perempuan apa ya ?? oke pasti beli aksesoris kalo enggak bando, kalung ama gelang atau barbie. Jarang banget yang menyisihkam untuk beli buku atau alat tulis yang lain yang lebih bermanfaat. Tapi yang pasti paling tidak separuh dari uang saku dibeli untuk beli makanan ketika istirahat tiba.
Dah segitu aja..
Saran saya sih, uang saku nya jangan lupa disisain buat ditabung :D hhe.
Oh iya,
Maaf jika ada yang salah.
cr: Kaskus.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Walaikumsalam Paris :v
hhee
Bicara uang saku nih, kalian pasti dikasih dong sama orang tua kalian. Kalau gak dikasih biasanya 'merengek-rengek' minta (waktu kecik sih gitu) :v.
Fungsinya, mulai dari yang mau jajan, naik kendaraan, bayar uang kas, arisan, sampe-sampe buat bayar hutang guys :3.
Kira-kira kalian tau gak apa aja seluk-beluk uang saku?
Yang pasti, uang saku bukan hanya sekedar uang yang dikasih orang tua kita kepada kita sebagai imbalan belajar keras kita disekolah.
Nah, kali ini saya bakalan bahas mengenai uang saku. Cekidooot!
1. Berasal dari program kompeni.
Siapa sih yang mulai ngadain uang saku? Gimana sih asalnya kok bisa ada begituan? asal mulanya itu dari uang biaya hidup anak raja/pejabat (pokoknya yang berduit lah) yang belajar di Belanda. Dulu kan ada progam pendidikan dari Belanda sebagai balas budi atas penjajahannya kepada tanah air kita katanya, tapi harus ngeluarin uang yang bisa menguras brankas para pejabat daerah (jaman dulu ga ada dompet) untuk biaya pendidikan, biaya hidup dan lain-lain. Nah kebiasaan seperti ini mungkin turun temurun sampai sekarang, karena memang juga orang tua merasa kasihan kalau anaknya ga punya uang. Zaman sekarang, kalau berpergian yang ditakuti cuma 1 yaitu ga bawa uang itu doang. Tanpa uang hidup ini hampa. Jadi, memang menurut saya, awalnya memang dari progam pendidikan dari kompeni dan turun menurun serta menyebar sampai ke kalangan biasa (ekonominya). Orang tua mengusahakan bisa memberi uang saku kepada anaknya walaupun sedikit.
2. Kenapa disebut uang saku?
Uang saku?? Kok bisa disebut di saku. Padahal tempat menyimpan uang adalah rata-rata di dompet. Harusnya uang dompet dong. Dulu itu pada awal kemerdekaan , perekonomian negara kita belum stabil, masih dalam tahap perkembangan. Para investor pun masih berpikir ulang untuk menyuntikan dananya ke negara kita. Alhasil, kebutuhan sekunder seperti dompet,fashion dan lain-lain belum banyak masuk ke negara ini, masih berkutat pada kebutuhan primer seperti sembako dan lain-lain. Makanya zaman dulu adanya seragam sekolah yang ada sakunya. Sehingga, otomatis kalo dikasih uang praktisnya langsung di masukan ke saku.
3. Hukuman "Uang saku dipotong".
Ini lah yang paling ditakuti sama kalian semua, uang saku di potong. Yah inilah ancaman dari ortu yang paling mujarab menimbulkan efek jera. Setiap ada masalah dan kesalahan uang saku dipotong merupakan hukuman terberat bagi kita wkwkw. Ini karena kita terlalu bergantung pada uang saku, kita gak bisa jajan kaya temen-temen kita. Pokoknya kalau uang dipotong rasanya ada yang beda rasanya hidup tak bersemangat lagi dan agak menyesali kesalahannya dengan membujuk ortu untuk mencabut hukumannya. (waktu masih kecil gini sih :v).
4. Salim dulu, baru dapet uang saku.
Dulu, kalo mau dapet uang harus salim dulu ..dulu waktu sd kalian juga gitu kan? sekarang masih gitu apa enggak gan? Dapet uang sakunya ya pas sungkem/salim itu yaitu pagi hari sebelum sekolah. Cuma masalah kalo ada sesuatu yan buruk menimpa diri kita seperti nilai jelek dan bapak kalian sikapnya galak, saran saya hati-hati aja, ga usah minta uang saku dulu sampe nilai kalian bagus, kecuali kalian pinter ngomong atau minta ke ibu wkwk.
5. Uang saku bukan untuk jajan, tapi untuk main.
Hayo ngaku biasanya kalian pake untuk apa uang sakunya (bisa disebut waktu SD ya)?? kalo menurut saya kayaknya kalo anak laki-laki sering menggunakan uang untuk main di rentalan ps, mereka rela menyisihkan uang saku nya hanya untuk memperoleh kebahagiaan di dunia lain semata. di posisi kedua nya untuk mainan, pernah dulu booming mainan yang namanya "tamiya". Mobil balap mini super kencang sampe-sampe ada kompetisinya. Anak-anak dulu biasanya sering modif nih mobil. Kalo perempuan apa ya ?? oke pasti beli aksesoris kalo enggak bando, kalung ama gelang atau barbie. Jarang banget yang menyisihkam untuk beli buku atau alat tulis yang lain yang lebih bermanfaat. Tapi yang pasti paling tidak separuh dari uang saku dibeli untuk beli makanan ketika istirahat tiba.
Dah segitu aja..
Saran saya sih, uang saku nya jangan lupa disisain buat ditabung :D hhe.
Oh iya,
Maaf jika ada yang salah.
cr: Kaskus.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

1 komentar:
nasio (y) min. :v
ConversionConversion EmoticonEmoticon